Indonesia memiliki 2 musim, yaitu musim hujan yang normalnya terjadi pada bulan Oktober-April dan musim kemarau terjadi pada bulan Mei-September. Tapi kenapa ya kita sering merasakan cuaca yang gak tentu dan sering berubah-ubah juga sering mengalami hujan deras?
Penyebabnya:
Hujan yang melanda Indonesia ini disebabkan fenomena La Nina, yaitu fenomena turunnnya suhu permukaan laut di area barat khatulistiwa Pasifik yang berkepanjangan.
Mendinginnya suhu muka laut menimbulkan tekanan udara yang tinggi sehingga mengakibatkan turunnya hujan di wilayah Indonesia yang terletak di timur Pasifik. Dengan kata lain, fenomena ini dapat mengalami kemarau basah.
Dampaknya:
La Nina menyebabkan hujan deras di hampir seluruh wilayah Indonesia. Sering juga disertai badai, petir, dan angin kencang, contohnya saja di Jakarta, jika hujan lebat datang, bisa dipastikan terjadi genangan air di mana-mana yang menyebabkan kemacetan parah.
Sedangkan di bidang pertanian, curah hujan yang tinggi mengakibatkan pasokan air terlalu banyak, apalagi pada daerah yang terendam banjir. Para petanilah yang paling dirugikan atas peristiwa ini. La Nina juga berefek di bidang perikanan. Jadwal melaut nelayan tradisional jadi kacau karena mereka masih bergantung pada cuaca dan kondisi di laut.
Kabarnya lagi periode musim kemarau di tahun ini hanya akan berlangsung selama 2 bulan. Siap-siap dari sekarang yaa ...^^
Ada dampak positifnya juga lhooo...
Bagi sebagian daerah, hujan terus menerus malah membawa berkah. Tanah kering menjadi subur dan bisa ditanami. Periode masa panen dan tanam yang 3 bulan berubah jadi 2 bulan, sehingga hasil panen pun lebih banyak. Di kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta misalnya, kolam-kolam tadah hujan pun bisa terisi lebih banyak, dan membuat pasokan air untuk warga lebih terjamin :)
Kamis, 13 Oktober 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar